Beras Basmati

Seribu Manfaat dari Beras Basmati untuk Kesehatan Tubuh

Beras Basmati merupakan bahan utamanya yang digunakan untuk membuat nasi briyani, jika dibandingkan dengan beras pada umumnya tentu saja sangat berbeda. Dari segi tekstur basamati cenderung lebih panjang dan runcing pada ujung-ujungnya.

Manfaat Bisa Ditemui Pada Beras Basmati

Tidak hanya dari segi bentuknya saja yang berbeda, namun juga manfaat yang ada di dalamnya. Ada banyak nutrisi di beras basmati yang tidak ada pada beras biasa. Selain sumber karbohidrat beras basmati bisa memberikan banyak keuntungan untuk tubuh Anda.

  1. Diperkaya Nutrisi

Salah satu kelebihan atau keunggulan dari beras basmati adalah adanya banyak nutrisi di dalamnya. Mulai dari vitamin sampai dengan zat mineral, semuanya punya khasiat yang bagus ke tubuh. Apalagi ada tambahan nutrisi lain turut membantu kelancaran metabolisme.

Beras basmati juga kaya akan asam folat dan vitamin yang bagus untuk ibu hamil. Oleh karena itu sangat bagus jika mengkonsumsi beras basmati sebagai pengganti beras biasa saat masa kehamilan. Tetap merasa kenyang dan kebutuhan asam folat juga terpenuhi dengan baik.

  1. Membantu Meningkatkan Kesehatan Otak

Tidak hanya kaya akan asam folat saja beras basmati juga mengandung vitamin B, ada sampai 22% kandungan vitamin B1  di dalamnya. Vitamin satu ini sangat penting untuk menjaga otak agar tetap sehat. Bahkan bisa meningkatkan kecerdasan otak.

Tak heran jika beras basmati sering digunakan dan direkomendasikan untuk dikonsumsi anak-anak sejak masih kecil. Jika dikonsumsi dengan rutin dipercaya bisa membantu meningkatkan kinerja otak agar bisa lebih baik lagi. Tidak heran bila harganya juga lebih mahal.

  1. Solusi Diet Aman

Ingin coba diet tapi tetap makan nasi ? beras basmati bisa jadi alternatif terbaik. Di dalamnya terdapat kandungan gandum utuh yang dapat membuatmu kenyang dalam lebih lama. Tidak hanya itu saja, beras basmati juga menurunkan kadar risiko penyakit kanker dan jantung.

Bahkan sekarang ini juga sudah ada penelitian yang menyebutkan jika beras basmati bisa membantu menurunkan risiko dari penyakit diabetes 2. Walaupun sudah ada penelitian yang mendukung pernyataan tersebut, tidak ada salahnya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

  1. Mencegah Sembelit

Kandungan dalam beras basmati juga sangat bagus untuk memperlancar pencernaan. Mengoptimalkan kinerja dari saluran pencernaan sehingga tidak mudah sembelit. Jenis serat yang terkandung bagusnya hampir sama dengan buah-buahan seperti pepaya.

Begitupun dengan beras basmati, kandungan serat di dalamnya mudah larut ke dalam tubuh sehingga membantu dalam memecah makanan agar jadi lebih halus lagi. dengan begitu kinerja dari sistem pencernaan juga tidak terlalu berat.

  1. Tidak Berisiko Mengundang Penyakit Diabetes

Terakhir, beras basmati juga memiliki kandungan arsenik sangat rendah. Komponen ini merupakan kandungan berbahaya yang bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit diabetes Arsenik sendiri ada banyak pada beras putih pada umumnya, itulah alasan mengapa beras satu ini menyebabkan diabetes.

Para peneliti bahkan sudah memberikan pernyataan mereka tentang kandungan arsenik yang ada pada beras basmati, khususnya yang berwarna putih. Karena basmati cokelat justru memiliki arsenik lebih tinggi, hampir sama dengan beras putih pada umumnya.

Beras basmati bisa jadi salah satu alternatif paling tepat bagi Anda yang sedang ingin diet. Selain pakai shirataki yang harganya terlampau tinggi. Soal rasa sebenarnya hampir sama dengan beras putih, namun jika dinilai dari nutrisinya tentu lebih unggul basmati.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.